BERJUANG TANPA LELAH---CIPTAKAN RUANG PASAR TANPA PESAING DAN BIARKAN KOMPETISI TAK LAGI RELEVAN (KIM & MAUBORGNE)"

Selasa, 06 Desember 2011

PERINGATAN 1 MUHARRAM 1433 H, PERESMIAN MASJID LAPAS KLAS IIA SALEMBA DAN PEMBUKAAN TAHFIDZ AL QUR’AN BAGI WARGA BINAAN LAPAS KLAS IIA SALEMBA


Dalam rangka menyambut tahun baru Islam 1 Muharram 1433 H, Lapas Klas IIA Salemba memanfaatkan moment tersebut untuk meresmikan Masjid lapas sekaligus pemberian nama masjid dan pembukaan Tahfidz Al Quran bagi warga binaan bekerja sama dengan Yayasan Rumah Taubat Nasional (RTN). Acara diselenggarakan pada hari Jumat tanggal 02 Desember 2011 dengan mengundang Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM DKI Jakarta, Kepala Divisi Pemasyarakatan Kanwil DKI Jakarta, jajaran pejabat struktural di Divisi Pemasyarakatan DKI Jakarta, para kepala UPT se-DKI Jakarta, yayasan Rumah Taubat Nasional (RTN), stake holder yang bekerjasama dengan pihak lapas, dan yang paling ditunggu adalah Ustadz Yusuf Mansyur yang akan mengisi Taudziah dan Khotbah Jumat. Acara ini juga diliput oleh media dari Humas Ditjenpas dan media Nasional AN TV.


Acara yang dijadualkan mulai pukul 10.00 WIB baru bisa dilaksanakan pada pukul 10.45 WIB karena menunggu bapak Kakanwil masih ada acara di Kanwil DKI dan Ustadz Yusuf Mansyur yang masih dalam perjalanan menuju lapas Salemba. Akibatnya perubahan acarapun dilakukan, yaitu Taudziah yang seyogyanya oleh Ustadz Yusuf Mansyur ditiadakan, acara langsung dilanjutkan dengan penyematan tanda peserta oleh Kakanwil, Bapak Taswen Tarib, Bc. IP, SH, MH dan penandatanganan prasasti peresmian masjid Lapas Salemba. Nama masjid Lapas Salemba sesuai dengan keterangan Bapak A. Yuspahruddin, BC. IP, SH, MH selaku Ka. Lapas Salemba adalah AR RAYYAN yang berarti pintu surga. Pemilihan nama ini dengan harapan mulia bahwa jamaah masjid lapas baik itu warga binaan maupun petugas yang memakmurkan masjid ini menjadi tonggak awal masuknya ke Surga di Yaumul Akhir nantinya.

Acara kemudian ditutup untuk dilanjutkan dengan Sholat Jumat. Pantia dan tamping segera bergegas merapihkan bagian dalam masjid untuk persiapan sholat jumat. Chotib sholat Jumat Ustadz Yusuf Mansyur pun langsung menuju mimbar untuk menyampaikan khotbah jumatnya. Isi khotbah jumat yang dibawakan Ustadz Yusuf Mansyur kurang lebih bercerita tentang pengalaman hidupnya yang pernah mendekam di jeruji tahanan, yang menurut beliau menjadi pengalaman berharga dalam titik balik kehidupannya dia sekarang. Dibuang dan dihina trah keluarga besar “dinasti Mansyur” membuat beliau makin kuat bahwa pertolongan sesunggahnya hanya pada Allah SWT. Beliau juga menegaskan untuk tidak henti-hentinya berdoa dan meminta kepada Allah SWT dengan cara menegakkan sholat baik Wajib maupun Sunnah. Sebagai ciri khas dari ustadz Yusuf Mansyur juga menyampaikan makna “sedekah” dan membantu sesama yang nantinya akan berlipat ganda untuk kita sendiri, Amien.


Kakanwil Membuka secara Simbolis Tahfidz Al Quran

Peresmian Masjid Lapas Klas IIA Salemba Jakarta : Ar Rayyan

Sambutan Kalapas Klas IIA Salemba Jakarta

Kedatangan Ustadz Yusuf Mansyur

Persembahan Marawis Kolaborasi WBP dan Petugas

Tidak ada komentar: